Nama “Lapak Baca Jalanan Kolaka” diambil dari
nama tempat/daerah tempat berdirinya yaitu Kabupaten Kolaka.
Berdirinya Lapak Baca
Jalanan Kolaka dilatarbelakangi oleh kondisi sebagian masyarakat, khususnya
generasi muda yang minim minat baca. Maka dari itu, atas dorongan hati nurani
teman-teman pegiat Lapak Baca Jalanan Kolaka, kami membuat wadah atau tempat penyediaan
sarana baca yang strategis untuk menarik minat baca masyarakat.
Lapak Baca Jalan Kolaka melakukan aksi lapakan setiap hari Sabtu sore sampai jam 10 malam di Tugu Pacul Kolaka, biasanya diramaikan dengan anak-anak di sekitar Tugu Pacul yang bermain bersama, mewarnai dan belajar bersama kakak-kakak pegiat.
Awal mula dilaksanakannya Lapak baca diprakarsai oleh 4 pemuda, yaitu
(1) Rahman (2) Eky Muhmmad, (3) Ajiz dan (4) Panda. Dibulan Ramadhan 17 April
2021.
Lapak Baca Jalanan Kolaka adalah sebuah aksi kepedulian terhadap seni
dan literasi Ksususnya minat baca pemuda masyarakat kolaka . Perwujudan Lapak
Baca Jalanan Kolaka lebih kepada aksi melapak buku, pembacaan puisi, bedah
buku, diskusi, dan orasi. Lapak Baca sendiri dilatar belakangi dari sikap
pemerintah yang kesannya mengabaikan kepedulian terhadap minat baca
masyarakatnya.
Seiring Berjalannya waktu, kegiatan Lapak
Baca Jalanan Kolaka mendapat apresiasi positif dimata masyarakat, terbukti
dengan bertambahnya Penggerak, (1) Cesy, (2) Anugrah, (3) Rian, (4) Ian, (5)
Willy, (6) Suci, (7) Zahra, (8) Narti, (9) Vifin, (10) Dilla, (11) Shinta. Beberapa kali mengadakan kegiatan aksi (september
hitam, hari HAM, bakti sosial, Dan lomba baca puisi).
Sumber pendanaan dari Lapak Baca Jalanan Kolaka di dapatkan dari sistem kolektif, dimana biasnya kawan-kawan melakukan aksi Jual makanan, Jual stiker, dan sumber pendanaan lainnya yang dilakukan secara kolektif.
Semoga pemerintah membuka mata dengan adanya
kegiatan literasi seperti ini, agar kedepannya lebih peduli terhadap minat baca
masyrakat ksusnya kota kolaka.
.jpeg)


.jpeg)

Komentar
Posting Komentar